Kaya Aktifitas, Miskin Bukti Perubahan - Bagian 1
sumber foto: iStock Penulis khususkan tulisan ini sebagai refleksi bagi diri sendiri, merenungi saat-saat masih bertugas di dalam ekosistem pegiat filantropi. Emang sekarang ngga ? ya masih juga..hahaa Dalam perjalanan beraktifitas di dunia filantropi, penulis menyadari bahwa aktifitas di lembaga filantropi tidak kekurangan rekam jejak, dokumentasi, berita hingga output yang dihasilkan. Begitu banyak daftar kegiatan yang diselesaikan. Aktifitas satu belum selesai pun, note aktifitas dua “sudah bunyi duluan alarmnya” dalam reminder kalender. Belum-belum aktifitas 1 di evaluasi, persiapan aktifitas 2 sudah menuntut briefing pelaksanaan. Begitu padat dan terjadi terus menerus sepanjang tahun, bahkan multi-tahun. Saat itu, saat aktifitas selesai dilaksanakan, direkam-jejakkan, “dipamerkan” di kanal publikasi, rasa-rasanya tunai sudah amanah. Namun, yang bikin terbelalak saat direnungi dan evaluasi. Mengapa, deretan angka puluhan aktifitas yang sudah diselesaikan, belum mampu mengere...