Sesal Ini Semoga Masih Punya Arti
Setiap kali jelang-jelang ramadhan berakhir, selalu saja ada ruang untuk perasaan menyesali waktu yang berlalu. Sesal karena ada saja momen kesempatan waktu ibadah yang lewat begitu saja tanpa dimaksimalkan dengan baik. Sesal karena ada saja kekurang-optimalan dalam taat di tengah dorongan ganjaran keutamaan dan pahala yang berlipat ganda. Setiap kali ramadhan, begitu terus berulang-ulang setiap tahunnya. Di penghujungnya selalu menyisakan perasaan ketidakmampuan dan ketidakberdayaan dalam mengelola nikmat waktu. Merasa persiapan pra ramadhan sudah dilakukan sedemikian rupa, tetap saja pada saatnya (melalui ramadhan) ada cela atau kesia-siaan yang dilakukan. Aku membayangkan bila kesempatan waktu ramadhan adalah miniatur kesempatan waktu dalam episode kehidupan yang telah Allah berikan, dan episode kehidupan itu tidak bisa diulang kembali sebagaimana belum tentu kita bisa sampai lagi kepada ramadhan berikutnya, maka betapa rasa penyesalan itu sungguh sesuatu yang sangat meng...